Mari! Kita kenalan sama si
HIZBUL WATHAN!
Ada yang bilang
Hizbul Wathan itu gerakan kepanduan yang dimiliki oleh organisasi islam
Muhammadiyah sebagai organisasi ortonomnya.
Ada juga yang
bilang kalau Hizbul Wathan itu adalah gerakan kepanduan yang menekankan kepada
kepanduan islami!
Semuanya benar, tapi
sebagai ringkasnya, setelah kami browsing, Alhamdulillah mendapat penjelasan yang
mudah untuk dipahami.
Menurut sumber yang ada pada http://mi-daarunnadwah.blogspot.co.id/2014/05/hizbul-wathan.html
,
HIZBUL
WATHAN adalah =
OLEH:RAHMAT
SUATAN
(Pimpinan Qabilah
Putra HW Unismuh Makassar 2006-2008)
Apa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Itu?
Hizbul Wathan (HW) yang artinya pembela tanah air, adalah nama
gerakan kepanduan dalam Muhammadiyah.
Kepanduan adalah sistem pendidikan luar keluarga dan sekolah
yang membentuk dan membina watak anak, remaja & pemuda dengan metode
menarik, menyenangkan dan menantang serta dilaksanakan di alam terbuka.
Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan adalah organisasi otonom di
lingkungan Muhammadiyah yg khusus dalam bidang kepanduan
Pandu HW adalah anggota Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
Siapakah yang Mendirikan Pandu HW?
HW didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan dengan nama semula
“Padvinder Muhammadiyah” dan selang dua tahun diganti dengan nama “Hizbul
Wathan”
Mengapa Kepanduan HW didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan?
KH. Ahmad Dahlan tertarik pada sistem pendidikan
kepanduan karena menggunakan metode menarik, menyenangkan dan menantang dalam
membentuk watak generasi muda.
Beliau yakin, sistem kepanduan ini dapat digunakan
sebagai sarana pembentukan kader Muihammadiyah dan Bangsa Indonesia.
Dengan metode kepanduan, anak, remaja dan pemuda
dilatih untuk mampu menjadi warga masyarakat yg berguna, mandiri dan berakhlak
mulia.
Mengapa HW Dibangkitkan Kembali?
Warga Muhammadiyah melihat bahwa dalam prakteknya,
kebanyakan kegiatan Pramuka tidak seperti yang diharapkan sebagai satu
kepanduan yang islami.
Asas sukarela dalam kepanduan telah berubah menjadi
instruktif di Pramuka khususnya yg berbasis sekolah.
Beberapa prinsip kepanduan telah meluntur, terutama dg
intervensi birokrasi.
Apa Beda HW Dahulu (Sebelum Pramuka) dan HW Baru
(Setelah Kebangkitan)?
Organisasi HW dahulu, merupakan majelis, sedangkan HW
baru berstatus ortom di lingkungan Muhammadiyah.
Sistem pendidikannya tetap sama, tetapi metode dan
teknik pelatihannya disesuaikan dg tuntutan perkembangan peserta didik masa
kini.
Demikian juga seragam dan atribut yg dikenakan,
diusahakan sesuai selera anak muda dan norma agama.
Apa Perbedaan Antara Kepanduan HW Baru Dengan Pramuka?
Pada dasarnya HW dan Pramuka sebagai gerakan kepanduan
adalah sama yg tujuannya sama-sama mendidik anak bangsa.
Kepanduan HW lebih menekankan kepada kepanduan islami,
dengan menerapkan akidah islam dalam setiap aspek kegiatan kepanduan.
Kapan HW Didirikan? Bagaimana Perjalanan Selanjutnya?
HW didirikan oleh KHA Dahlan tahun 1918 dengan nama
Padvinder Muhammadiyah di Yogyakarta yg kemudian diganti dengan nama Hizbul
Wathan (HW) pada tahun 1920, sehingga HW berkembang di seluruh nusantara .
Latihan rutin HW meliputi baris-berbaris, bermain
tambur dan olahraga, kemudian ditambah dengan PPPK dan kerohanian. Banyak
pemuda yang tertarik sehingga pengikut latihan semakin banyak. Hal itu sampai
pada tahun 1942.
Selama pendudukan Jepang dan perang kemerdekaan (1942
sd 1950), kepanduan HW terpaksa tidak aktif.
Th. 1950 Kepanduan HW diaktifkan kembali hingga tahun
1961. Th. 1961, dengan adanya Kepres No. 238 Th 1961, semua pandu-pandu di
Indonesia melebur menjadi “PRAMUKA” termasuk juga HW.
Era reformasi telah mengubah pandangan dari
sentralisasi menjadi desentralisasi, Oleh karena itu PP Muhammadiyah
membangkitkan kembali HW pada 18 November 1999.
Tahun 1999 dimulailah tahap sosialisasi HW kembali ke
suluruh pimpinan-pimpinan Muhammadiyah baik di Tingkat Wilayah, Daerah, Cabang
maupun Ranting.
Tahun 2005 bulan Desember diadakan Muktamar HW Pertama
di Yogyakarta. Dengan semangat baru HW berhasil mensosialisasikan HW di seluruh
Tanah Air Indonesia.
#Terimakasih untuk sumber informasi