Watukebo, Ambulu-Jember.
Pernahkah berkunjung kesana? Mungkin
tidak spesial bagi kebanyakan orang. Sebelumnya. Karena, desa kecil yang ada di
daerah Ambulu ini ternyata memiliki sebuah lingkup pendidikan Muhammadiyah. Ada
beberapa lembaga pendidikan dalam satu lingkup Muhammadiyah disana seperti TK,
MI, SMP, bahkan MA.
Sekolah Muhammadiyah pasti tidak
asing dengan organisasi ortonom milik Muhammadiyah, contohnya saja Hizbul
Wathan. Lalu apa hubungannya lembaga pendidikan (sekolah) dengan Hizbul Wathan
yang ada di Watukebo? Gerakan Hizbul
Wathan di Watukebo tidak lepas dari generasi-generasi yang ada pada
sekolah-sekolah berlingkup Muhammadiyah tersebut. Kegiatan Hizbul Wathan yang
ada pada lingkup pendidikan Muhammadiyah di Watukebo berlangsung rutin seminggu
sekali untuk melakukan latihan-latihan ringan dan imajinatif serta menyenangkan
bagi siswa-siswi sekolah, baik siswa MI sebagai pandu Athfal, siswa SMP sebagai
pandu Pengenal, dan MA sebagai pandu Penghela. Bagaimana bisa dikatakan menyenangkan? Jangan-jangan tak ada formalitas pada HW yang ada di Watukebo! Wah,
Jangan dikira tak ada formalitas dalam latihan-latihan yang rutin dilaksanakan!
Latihan-latihan untuk menambah daya cakap dan aktif para pandu berlangsung
tetap formal, namun menyenangkan dengan berbagai permainan (kuis,
teka-teki,dll) sebagai selingan, seperti “bermain-sambil-belajar” untuk para
pandu athfal dan pengenal. Lalu bagaimana dengan Penghela? Para pandu Penghela
memiliki kegiatan sendiri yang dilakukan secara rutin sebulan sekali. Termasuk untuk
melakukan kemah bersama untuk sekedar menambah keakraban dan mengeratkan tali
silaturahmi, selalu ada penataan acara dan ilmu yang semakin menambah hikmah
perjalanan dalam berlatih. Tidak sekedar formalitas kaku yang menambah beban
amanah, namun selalu berusaha bersyukur untuk menikmati menjadi seorang pandu
Hizbul Wathan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar