Rabu, 21 Januari 2015

Watukebo, Para Pandu Hizbul Wathan yang Tak Kenal Usia


Watukebo, Para Pandu Hizbul Wathan yang Tak Kenal Usia

Watukebo. Lagi-lagi. Hizbul Wathan di Watukebo  cukup ramai sejak dulu dengan para kadernya yang begitu kental dengan lingkungan Muhammadiyah. Tak hanya Hizbul Wathan saja yang begitu banyak para kadernya tersedia di kompleks pendidikan Muhammadiyah di Watukebo ini. Ada Tapak Suci, IPM, dll. Namun, fokus kita tercurah pada Hizbul Wathan kali ini.
Jika ditanya bagaimana bisa masih ada banyak kader yang terus ada? Jika ditanya begitu, maka jawabannya simple. Sederhana. Karna Watukebo memiliki sumbangsih kader dari lembaga pendidikan dan kultur masyarakat yang luar biasa ‘keukeuh’ dengan kegiatan dalam menghidup-hidupi Muhammadiyah di Watukebo. Tidak hanya Watukebo yang memberi sumbangsih kader. Dari luar Watukebo-pun cukup banyak. Dengan adanya kader untuk Muhammadiyah yang terus menerus berlomba dengan waktu, maka tak terhitung juga banyaknya kader-kader yang tercipta untuk Muhammadiyah, termasuk Hizbul Wathan yang menjadi salah satu ekstrakulikuler yang menarik bagi peserta didik maupun yang telah memiliki usia cukup dewasa dan ‘berumur’ untuk menjadi seorang siswa.
Mengingat judul yang kita bahas adalah “Para Pandu Hizbul Wathan yang Tak kenal Usia” maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada batasan usia untuk menjadi seorang pandu. Pada Hizbul Wathan yang ada di Watukebo misalnya, masih ada banyak generasi tua yang siap menuntun para generasi muda yang terus bermunculan untuk benar-benar siap menjadi pemuda-pemudi Indonesia yang tangguh dan cakap sekeras apapun latihan dan tempaan yang menghadang karena memang tak sebanding dengan pengetahuan serta ‘kemanjaan pandu’ yang tak terlupakan ketika masih menjadi bocah dan serius “bermain-sambil-belajar” dengan senangnya ketika menjadi pandu athfal ataupun pengenal. Itupun jika ditanya bukti bagaimana pandu yang tak kenal usia, maka ada sebuah cerita tentang Drum Band Hizbul Wathan dari Jember yang merupakan langkah amar ma’ruf sebagai gebrakan dari Hizbul Wathan Watukebo dengan anggota Drum Band yang tak kenal usia (muda maupun tua, pandu usia athfal-penuntun) saling beradu nada, ketukan, bahkan langkah bersama untuk terlibat dalam acara Hizbul Wathan, maupun Muhammadiyah Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dll.
Semoga seluruh pandu Hizbul Wathan terus memiliki semangat juang untuk memberi manfaat pada diri sendiri, masyarakat/lingkungan, lembaga, agama, bahkan negara dan bangsa sekalipun. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar